Liputan 24 Kalimantan Barat | Liputan 24 Indonesia
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 12:13 AM

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan

Uun Yuniar

loading...
182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan
Sebanyak 182 titik di wilayah Kalimantan Barat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOphoto
A+ A- PONTIANAK - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) rawan terjadi di 182 titik wilayah Kalimantan Barat. Jumlah ini meningkat 5% dibanding tahun lalu yang hanya 150 titik.
Hal ini diketahui dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat belum lama ini. Daerah paling rawan terjadi karhutla adalah Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya. Adapun Kot a Pontianak menjadi daerah paling sedikit memiliki titik rawan karhutla.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Polisi Didi Haryono mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di Bumi Khatulistiwa yang terjadi selama ini kebanyakan disebabkan ulah manusia. Padahal tindakan membakar hutan sangat membahayakan lingkungan hidup dan kesehatan manusia.
“Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian melakukan berbagai macam upaya, di antaranya dengan membangun kanal atau tempat penampungan air di daerah-daerah yang memiliki rawan kebakaran,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Selasa (17/7/2018) pagi.
Kapolda juga telah mengeluarkan maklumat mengenai kewajiban, larangan, dan sanksi terkait karhutla. Maklumat merujuk pada Undang-Undang Nomor 32/2009 yang menyatakan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenakan hukuman kurungan selama 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar. (amm)Sumber: Berita Kalimantan Barat

thumbnail

Posted by On 12:13 AM

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan

Uun Yuniar

loading...
182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Kebakaran Hutan
Sebanyak 182 titik di wilayah Kalimantan Barat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOphoto
A+ A- PONTIANAK - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) rawan terjadi di 182 titik wilayah Kalimantan Barat. Jumlah ini meningkat 5% dibanding tahun lalu yang hanya 150 titik.
Hal ini diketahui dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat belum lama ini. Daerah paling rawan terjadi karhutla adalah Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya. Adapun Kot a Pontianak menjadi daerah paling sedikit memiliki titik rawan karhutla.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Polisi Didi Haryono mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di Bumi Khatulistiwa yang terjadi selama ini kebanyakan disebabkan ulah manusia. Padahal tindakan membakar hutan sangat membahayakan lingkungan hidup dan kesehatan manusia.
“Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian melakukan berbagai macam upaya, di antaranya dengan membangun kanal atau tempat penampungan air di daerah-daerah yang memiliki rawan kebakaran,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Selasa (17/7/2018) pagi.
Kapolda juga telah mengeluarkan maklumat mengenai kewajiban, larangan, dan sanksi terkait karhutla. Maklumat merujuk pada Undang-Undang Nomor 32/2009 yang menyatakan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenakan hukuman kurungan selama 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar. (amm)Sumber: Berita Kalimantan Barat

thumbnail

Posted by On 9:34 PM

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Terjadi Karhutla

182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Terjadi Karhutla

Uun Yuniar

loading...
182 Titik di Wilayah Kalimantan Barat Rawan Terjadi Karhutla
Sebanyak 182 titik di wilayah Kalimantan Barat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOphoto
A+ A- PONTIANAK - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) rawan terjadi di 182 titik wilayah Kalimantan Barat. Jumlah ini meningkat 5% dibanding tahun lalu yang hanya 150 titik.
Hal ini diketahui dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat belum lama ini. Daerah paling rawan terjadi karhutla adalah Kabupaten Ketapang dan Kubu Raya. Adapun Kota Pontianak menjadi daerah paling sedikit memiliki titik rawan karhutla.
Kapolda Kalimantan Barat Irjen Polisi Didi Haryono mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan di Bumi Khatulistiwa yang terjadi selama ini kebanyakan disebabkan ulah manusia. Padahal tindakan membakar hutan sangat membahayakan lingkungan hidup dan kesehatan manusia.
“Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian melakukan berbagai macam upaya, di antaranya dengan membangun kanal atau tempat penampungan air di daerah-daerah yang memiliki rawan kebakaran,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Selasa (17/7/2018) pagi.
Kapolda juga telah mengeluarkan maklumat mengenai kewajiban, larangan, dan sanksi terkait karhutla. Maklumat merujuk pada Undang-Undang Nomor 32/2009 yang menyatakan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dikenakan hukuman kurungan selama 10 tahun dan denda sebesar Rp10 miliar. (amm)Sumber: Berita Kalimantan Barat

thumbnail

Posted by On 7:38 PM

Kapolda Kalimantan Barat Lantik Kapolres Ketapang yang Baru

Kapolda Kalimantan Barat Lantik Kapolres Ketapang yang Baru Reporter:

Andita Rahma

Editor:

Rina Widiastuti

Senin, 16 Juli 2018 08:54 WIB
Upacara serah terima jabatan Kepala Polres Ketapang di aula Markas Polda Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Didi Haryono, Senin,16 Juli 2018. TEMPO/ Andita Rahma.

Upacara serah terima jabatan Kepala Polres Ketapang di aula Markas Polda Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspe ktur Jenderal Didi Haryono, Senin,16 Juli 2018. TEMPO/ Andita Rahma.

TEMPO.CO, Kalimantan Barat - Kapolres Singkawang Ajun Komisaris Besar Yury Nurhidayat kini resmi menjabat sebagai Kapolres Ketapang menggantikan Ajun Komisaris Besar Sunario. Sedangkan posisi yang ditinggalkan Yury akan diisi oleh Ajun Komisaris Besar Raymond Marcellino Masengi yang sebelumnya menjabat sebagai Kaden B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat.

Acara serah terima digelar pada Senin, 16 Juli 2018, di aula markas Polda Kalimantan Barat. Sertijab yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Didi Haryono.

Baca: Klarifikasi Kapolres Ketapang Perihal Foto Kantor Bersama Polisi

"Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundang-undangan dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya, dengan penuh pengabdian , kesadaran, dan tanggung jawab," ujar Didi yang diikuti oleh dua pejabat lainnya.

Kapolres Ketapang Ajun Komisaris Besar Sunario resmi diberhentikan dari jabatannya pada 13 Juli 2018. Pencopotan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1726/VII/KEP./2018.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakay Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal menjelaskan pencopotan Sunario dari jabatannya itu karena tindakannya. Sunario dimutasi sebagai perwira menengah (pamen) di Polda Kalimantan Barat.

Baca: Dicopot dari Jabatan Kapolres Ketapang, Ini Penjelasan Sunario

"Apa yang dilakukan Kapolres itu tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri, di mana kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain, itu kewenangannya ada di Mabes Polri," Iqbal saat dikonfirmasi pada 13 Juli 2018.

Pencopotan Sunario dilakukan pasca-beredarnya postingan foto yang menunjukkan plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou. Foto tersebut ramai di media sosial. Sunario sempat memberikan klarifikasinya melalui rekaman video setelah dicopot.

"Ini perlu saya jelaskan semua kepada masyarakat supaya tidak terjadinya kesalahpahaman tentang hal tersebut," kata Sunario dalam video tersebut.

Baca: Kapolres Ketapang dan Heboh Kantor Polisi Bersama RRT

Sunario menjelaskan, plakat tersebut merupakan contoh yang dibawa oleh kepolisian Shuzou saat berkunjung ke salah satu perusahaan di Ketapang, Kalimantan Barat. Plakat itu sebagai bukti terjalinnya kerja sama antara kepolisian.

Plakat tersebut, kata Sunario, berada di Polres Ketapang karena belum adanya kesepakatan antara kedua belah pihak. Ia pun menyayangkan foto plakat itu yang kini ramai beredar.

"Dan yang beredar di media sosial seolah-olah itu sudah menjadi viral dan dimonumenkan, itu t idak. Sekarang plakat ini ada di Polres Ketapang, mereka memberi contoh kami menolaknya, kami tidak membenarkan, maka plakat ini kami bawa ke Polres Ketapang. Kami amankan karena takut disalah artikan atau disalahgunakan pada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tuturnya.

Lihat Juga


Terkait
  • Polisi Dalami Motif Suami-Istri Serang Polres Indramayu

    Polisi Dalami Motif Suami-Istri Serang Polres Indramayu

    17 jam lalu
  • Polisi Tangkap Suami-Istri Penyerang Polres Indramayu

    Polisi Tangkap Suami-Istri Penyerang Polres Indramayu

    18 jam lalu
  • Satu dari Dua Orang Penyerang Polres Indramayu Telah Ditangkap

    Satu dari Dua Orang Penyerang Polres Indramayu Telah Ditangkap

    20 jam lalu
  • Bawa Senjata Tajam, 10 Pemuda  Diringkus Polisi di Cipinang

    Bawa Senjata Tajam, 10 Pemuda Diringkus Polisi di Cipinang

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Geledah Rumah Dirut PLN, Penyidik KPK Bawa 3 Koper dan 4 Kardus

    Geledah Rumah Dirut PLN, Penyidik KPK Bawa 3 Koper dan 4 Kardus

    12 jam l alu
  • Polisi Tangkap Suami Istri Penyerang Polres Indramayu

    Polisi Tangkap Suami Istri Penyerang Polres Indramayu

    18 jam lalu
  • Mahfud MD dan Ma'ruf Amin Dinilai Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Mahfud MD dan Ma'ruf Amin Dinilai Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    22 jam lalu
  • Terduga Teroris di Sleman Sempat Menyandera Warga

    Terduga Teroris di Sleman Sempat Menyandera Warga

    1 hari lalu
  • Foto
  • Geledah Rumah Dirut PLN, KPK Sita Sejumlah Dokumen

    Geledah Rumah Dirut PLN, KPK Sita Sejumlah Dokumen

    13 jam lalu
  • Suami-Istri Penyerang Polres Indramayu Berhasil Ditangkap

    Suami-Istri Penyerang Polres Indramayu Berhasil Ditangkap

    15 jam lalu
  • Jokowi Resmikan Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Kartasura-Sragen

    Jokowi Resmikan Jalan Tol Solo-Ngawi Segmen Kartasura-Sragen

    17 jam lalu
  • Pasangan Gay di Aceh Divonis Hukuman Cambuk

    Pasangan Gay di Aceh Divonis Hukuman Cambuk

    22 jam lalu
  • Video
  • Presiden Joko Widodo Meresmikan Jalan Tol Solo-Ngawi

    Presiden Joko Widodo Meresmikan Jalan Tol Solo-Ngawi

    17 jam lalu
  • Presiden Joko Widodo Blusukan Lihat Pengecoran Jalan

    Presiden Joko Widodo Blusukan Lihat Pengecoran Jalan

    21 jam lalu
  • Presiden Joko Widodo Lakukan Uji Coba LRT Pertama di Indonesia

    Presiden Joko Widodo Lakukan Uji Coba LRT Pertama di Indonesia

    1 hari lalu
  • Presiden Joko Widodo Serahkan Sertifikat dan Tanah Wakaf

    Presiden Joko Widodo Serahkan Sertifikat dan Tanah Wakaf

    1 hari lalu

  • terpopuler
  • 1

    Polisi Tangkap Suami-Istri Penyerang Polres Indramayu

  • 2

    PKB Dukung Jokowi 2 Periode, Presiden PKS: Cak Imin Bagus

  • 3

    TGB Akan Bantu Jokowi Berdiskusi dengan Pihak yang Perlu Tabayyun

  • 4

    Titiek Soeharto: Selama Ini Orang Melihat Saya Bukan Golkar

  • 5

    Begini Kronologi OTT Eni Saragih di Rumah Idrus Marham

  • Fokus
  • Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daera   h

    Pengejaran Terduga Teroris dan Jaringan Terorisme di Daerah

  • Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

    Polisi-KPK Diminta Usut Penganggaran Proyek Rehabilitasi Sekolah

  • DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

    DKI Kebut Bereskan Trotoar Sebelum Asian Games 2018, Bisakah?

  • Neg   osiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

    Negosiasi Panjang Freeport, RI Akhirnya Kuasai 51 Persen Saham

  • Terkini
  • Pendaftaran Caleg, Sejumlah Politikus Pindah Partai Politik

    Pendaftaran Caleg, Sejumlah Politikus Pindah Partai Politik

    2 jam lalu
  • JK: Penggeledahan Bos PLN oleh KPK Terlalu Terbuka

    JK: Penggeledahan Bos PLN oleh KPK Terlalu Terbuka

    2 jam lalu
  • Kasus Suap Eni Saragih, KPK Sita CCTV Rumah Dirut PLN

    Kasus Suap Eni Saragih, KPK Sita CCTV Rumah Dirut PLN

    2 jam lalu
  • Terlibat Dugaan Suap, Golkar Pecat Eni Saragih

    Terlibat Dugaan Suap, Golkar Pecat Eni Saragih

    3 jam lalu
  • Final Piala Dunia 2018, JK Prediksi Prancis Menang 2-1

    Final Piala Dunia 2018, JK Prediksi Prancis Menang 2-1

    10 jam lalu
  • Nobar Final Piala Dunia 2018, Siapa Tim yang Didukung JK?

    Nobar Final Piala Dunia 2018, Siapa Tim yang Didukung JK?

    11 jam lalu
  • Geledah Lima Lokasi, KPK Sita Dokumen Terkait Proyek PLTU Riau

    Geledah Lima Lokasi, KPK Sita Dokumen Terkait Proyek PLTU Riau

    11 jam lalu
  • Dua Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penyerangan Polres Indramayu

    Dua Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penyerangan Polres Indramayu

    11 jam lalu
  • Geledah Rumah Dirut PLN, Penyidik KPK Bawa 3 Koper dan 4 Kardus

    Geledah Rumah Dirut PLN, Penyidik KPK Bawa 3 Koper dan 4 Kardus

    13 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Jadwal Pertandingan Final Piala Dunia 2018 Prancis dan Krosia

    Setelah 62 pertandingan dan 161 gol, tiba saatnya perebutan tempat ketiga dan pertandingan Final Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Prancis.

    Sumber: Berita Kalimantan Barat

    thumbnail

    Posted by On 6:40 AM

    Membanggakan! Kontingen Kalimantan Barat Juara 1 Senam ...

    Membanggakan! Kontingen Kalimantan Barat Juara 1 Senam Kreasi Daerah

    Salah satu anggota Tim Senam Kreasi Daerah yang mewakili Kalbar Amelia mengatakan dirinya senang dengan Raihan tersebut.

    Membanggakan! Kontingen Kalimantan Barat Juara 1 Senam Kreasi DaerahTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWANAmelia Salah Satu Anggota Tim Senam Kreasi Daerah Provinsi Kalimantan Barat Yang Berhasil Meraih Juara Pertama Di Tingkat Nasional, Jum'at (13/07/2018).

    Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

    TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kontingen Kalimantan Barat Juara 1 dalam Cabang Lomba Senam Kreasi Daerah, dalam kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidika n Pendidikan Anak Usia Dini (GTK PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (DIKMAS) Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Ke-12, Jum'at (13/07/2018).

    Salah satu anggota Tim Senam Kreasi Daerah yang mewakili Kalbar Amelia mengatakan dirinya senang dengan Raihan tersebut.

    "Pastinya senang, karena selama ini kita tidak pernah menyangka. Karena tau sendiri prosesnye hanya satu Minggu untuk latihan. Dan tidak semua anggota masih berusia belia, jadi butuh perhatian yang ekstra saat latihandan konsentrasi penuh serta kerja sama tim. Dan ini adalah bukti kerja keras kita semau," ujarnya.

    Baca: Kunjungi Pontianak, Ini Pendapat Fans Terhadap Sosok Danilla Riyadi

    Dengan jumlah anggota tim senam kreasi daerah berjumlah 17 orang dan berasal dari 14 Kabupaten-Kota. Karena kesemuanya adalah juara pertama dari tingkat provinsi dimasing-masing cabang lomba.

    Adapun tantangannya menurut Amelia adalah mulai dari menjaga kekompakan dan kebe rsamaan serta menjaga kesehatan. Namun di detik-detik akhir sebelum lomba terjadi banyak perubahan yang diluar perkiraan.

    Sehingga mereka optimis untuk mendapatkan juara minimal juara tiga dalam kegiatan tersebut, namun demikian itu diluar perkiraan sehingga mereka mampu meraih juara pertama tingkat Nasional dalam kegiatan tersebut.

    Penulis: M Wawan Gunawan Editor: madrosid Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Marah Besar, Kapolri Copot Polisi Penganiaya Wanita yang Mencuri di Tokonya Sumber: Berita Kalimantan Barat