BPJS Tak Tanggung Biaya Antar Jenazah, Ini Kebijakan Bupati ... | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

BPJS Tak Tanggung Biaya Antar Jenazah, Ini Kebijakan Bupati ...

Posted by On 1:23 PM

BPJS Tak Tanggung Biaya Antar Jenazah, Ini Kebijakan Bupati ...

BPJS Tak Tanggung Biaya Antar Jenazah, Ini Kebijakan Bupati Landak

Karena yang di bayar atau ditanggung oleh BPJS kepada pasien adalah rujukan fasilitas kesehatan ke faslitas kesehatan lainnya.

BPJS Tak Tanggung Biaya Antar Jenazah, Ini Kebijakan Bupati LandakTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSIBupati Landak Karolin Margret Natasa mendengarkan penjelasan dari Direktur RSUD Landak Pius Edwin terkait adanya jenazah yang sempat berada di RSUD Landak selama 11 jam karena ambulance sibuk dan negosiasi biaya ambulance untuk mengantar pada Selasa (2/1/2017).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Terkait pemberitaan ten tang adanya masyarakat yang kesulitan membayar biaya ambulans untuk membawa jenazah dari RSUD Landak, menjadi sorotan Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Pasca kejadian jenazah yang sempat terlantar sekitar 11 jam di RSUD Landak pada Minggu (31/12/2018) lalu, Karolin langsung mendatangi RSUD Landak pada Selasa (2/1/2018) pagi dan bertemu Direktur RSUD Landak Pius Edwin untuk meminta penjelasan.

"Jadi terkait masalah ambulance, dari keterangan direktur menyatakan pasien BPJS tidak dicover atau ditanggung BPJS untuk mengantar jenazah," ujar Karolin saat mendatanggi RSUD.

Baca: Heboh! Jenazah Tertahan Berjam-Jam di RSUD Landak, Bupati Minta Penjelasan Direkur Rumah Sakit

Dijelaskan Karolin, sementara di Landak memang ada wilayah yang medannya cukup sukit untuk ditempuh. Sehingga memerlukan kendaraan khusus terutama mobil doble gardan.

"Tekait kasus kemarin, kami ucapkan terima kasih karena telah mendapat informasi itu . Tentu saya juga tidak bisa memantau dan mengawasi sendiri, tapi melalui media kita bisa memantau," katanya.

Baca: Waduh! Tak Punya Uang Bayar Ambulans, Jenazah Istri Sempat Tertahan di RSUD Landak

Karolin menegaskan, mengenai biaya ambulans untuk antar jenazah memang harus dibayar.

Karena yang di bayar atau ditanggung oleh BPJS kepada pasien adalah rujukan fasilitas kesehatan ke faslitas kesehatan lainnya.

"Tentu ke depannya harus kita pikirkan, bagaimana kalau pasien yang tidak mampu dan tidak ada biaya untuk membawa pulang jenazah keluarganya. Sehingga tidak ada pilihan lain selain dari pada subdisidi Pemerintah Kabupaten," jelasnya.

Maka dari itu Karolin menyampaikan, akan membicarakan kepada kepala SKPD dan melihat apakah sudah ada dianggarkan.

"Kalau belum memungkinkan, kita bisa dengan skema badan layanan umum. Karena lebih fleksibel dari sisi anggaran," janjinya

Penulis: Alfons Pardosi Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Tabrakan Lawan Suzuki Ertiga, Mobil Patwal Polisi Hancur, Sebabkan Kemacetan Total Sumber: Google News | Liputan 24 Pontianak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »