Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

KPAID Kawal Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 6 Oleh Mantan ...

Posted by On 12:44 PM

KPAID Kawal Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 6 Oleh Mantan ...

KPAID Kawal Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 6 Oleh Mantan Pacarnya

Kasus siswi SMKN 6 Pontianak pada 31 Desember 2017 silam, meninggalkan banyak duka, terlebih di pihak keluarga korban

KPAID Kawal Kasus Pembunuhan Siswi SMKN 6 Oleh Mantan PacarnyaTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Kasus pembunuhan yang menimpa siswi SMKN 6 Pontianak pada 31 Desember 2017 silam, meninggalkan banyak duka, terlebih di pihak keluarga korban.

Kasus ini pun telah di ketahui oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Kalbar (KPAID).

Dalam hal ini Pihak KPAID selaku lembaga yang khusus menangani kasus an ak, dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, kejahatan seksual, dan lain sebagainya, akan tetap memantau dan mengawasi jalannya kasus ini sesuai Tupoksi KPAID Kalbar.

Baca: Mahasiswi Cantik Tewas Usai Jatuh dari Lantai 8 MG Suites, Ini Temuan Fakta Lapangan

Seperti yang di ungkapkam oleh Achmad Husainie selaku ketua KPAID Kalbar.
Bahwa kasus ini merupakan kasus yang melibatkan anak dibawah umur, sehingga menjadi tugas KPAID pula untuk memantau dan mengawasi kasus ini sampai kasus ini tuntas.

Achmad Husainie mengungkapkan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan terhadap anak.

Terlebih dalam kasus pembunuhan kali ini, karena pelaku telah merampas hak hidup dari seorang anak, masa depannya, sekaligus merenggut harapan dari keluarga korban.Kamis (04/01/2018).

Baca: 6 Fakta Pembunuhan Lie Chu “Vela” Siswi SMK 6 Pontianak, Korban Sempat Berpesan ke Tersangka

"Kami tidak akan memberi ru ang lagi kepada pelaku kejahatan terhadap anak. Karena pelaku telah merampas hidup anak tersebut atau korban, masa depan korban, dan harapan keluarga si korban"ungkapnya.

Achmas pun mengatakan bahwa dirinya akan mewakili pihak KPAID akan meminta hukuman maksimal sesuai Undang - Undang No 35 Tahun 2014 mengenai perlindungan anak.

Baca: Selama 2015, Korban Laka Tewas di Melawi 15 Orang

"Kasus Ini sudah memasuki ranah pidana umum dengan referensi hukum KUHP, kami dari KPAID akan meminta hukuman maksimal sesuai undang - undang perlindungan anak juga. Intinya hukuman maksimal sesuai undangan - undang perlindungan anak, dalam pembunuhan,"tuturnya.

Dirinya pun mengatakan akan tetap memantau dan mengawal kasus ini sampai tuntas sesuai dengan Tupoksi KPAID.

Editor: madrosid Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Penampakan Aisyah Bahar, Gadis Cantik Lulusan Terbaik Unhas yang Meninggal saat Tadarus & Puasa Sumber: Google News | Liputan 24 Pontianak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »