Tradisi Sambut Lebaran Dengan Meriam Karbit di Sekadau | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tradisi Sambut Lebaran Dengan Meriam Karbit di Sekadau

Posted by On 5:07 PM

Tradisi Sambut Lebaran Dengan Meriam Karbit di Sekadau

Idul Fitri

Tradisi Sambut Lebaran Dengan Meriam Karbit di Sekadau

Pada malam lebaran, maka masyarakat setempat memadati lokasi meriam untuk melihat dan mencoba menyalakan meriam.

Tradisi Sambut Lebaran Dengan Meriam Karbit di SekadauTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADIWarga menyaksikan meriam karbit yang ada di Kampung Tebal Desa Sungai Mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (14/6/2018) malam.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Meriam Karbit juga menjadi perihal wajib bagi masyarakat Sekadau dalam menyambut hari raya idul fitri. Beberapa desa yang berada di Bentara sungai suda h memasang meriam untuk dimainkan pada malam lebaran.

Diantaranya Desa Mungguk dan Desa Tanjung yang terdapat meriam karbit di beberapa titik. Meriam karbit tersebut juga dihiasi agar terlihat lebih cantik.

Baca: Pegiat Meriam Karbit Ungkap Kendala Dalam Mengikuti Festival Meriam Karbit

Baca: Suyanto Tanjung Ucapkan Selamat Idul Fitri Untuk Masyarakat Muslim di Kalbar

Pada malam lebaran, maka masyarakat setempat memadati lokasi meriam untuk melihat dan mencoba menyalakan meriam.

Tentu saja keseruan bertambah, saat meriam karbit dari beberapa lokasi, sahut menyahut menyalakan suara meriam hingga suara menggelegar.

Baca: Tradisi Ziarah di Hari Raya Bagi Masyarakat Kelurahan Beringin Sanggau

Dodi satu diantara panitia malam lebaran Sekadau Hilir mengatakan, pihaknya telah menyiapkan meriam tersebut sejak pertengahan puasa.

"Sejak pertengahan puasa sudah kita mulai (mengerjaka n). Dari mengangkat dari sungai ke daerah, dibersihkan, kemudian di lukis sesuai keinginan," ujarnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Ditemukan Dalam Perut Ular Piton, Seorang Wanita di Sulawesi Setelah Hilang 14 Jam Sumber: Google News | Liputan 24 Pontianak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »