Diskes Kalbar Komitmen Entaskan Rubella dan Campak Di Kalbar | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Diskes Kalbar Komitmen Entaskan Rubella dan Campak Di Kalbar

Posted by On 3:27 PM

Diskes Kalbar Komitmen Entaskan Rubella dan Campak Di Kalbar

Diskes Kalbar Komitmen Entaskan Rubella dan Campak Di Kalbar

“Untuk memperkuat koordinasi, kami menggelar pertemuan advokasi dan kampanye Measles Rubella,” terangnya.

Diskes Kalbar Komitmen Entaskan Rubella dan Campak Di KalbarTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONOKepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Andy Jap.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmen entaskan penyakit rubella dan campak di Provinsi Kalimantan Barat. Komitmen ini sebagai upaya mendukung program Pemeri ntah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam eliminasi rubella dan campak pada tahun 2020 mendatang.

Baca: Pj Sekda Mempawah Ismail Pastikan Jamaah Haji Asal Mempawah Akan Terfasilitasi

Baca: Inilah Prosedur Untuk Pengajuan Mendapatkan SKCK

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kalimantan Barat, dr Andy Jap menegaskan guna wujudkan eliminasi rubella dan campak pada tahun 2020, pihaknya gencar mensosialisasikan bahaya kedua penyakit menular yang bisa berdampak pada komplikasi berat para pengidapnya.

“Pemerintah sangat berkomitmen mengeliminasi rubella dan campak. Satu diantara langkah yang diambil Diskes Kalbar melalui sosialisasi,” ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Selasa (10/7/2018) siang.

Sosialisasi dianggap penting guna mendukung pencapaian cakupan imunisasi bagi masyarakat. Pasalnya, vaksinasi merupakan cara memberantas rubella dan campak. Ketika cakupan imunisas i mendekati atau bahkan mencapai 100 persen, maka eliminasi rubella dan campak akan sukses sesuai target 2020.

“Untuk memperkuat koordinasi, kami menggelar pertemuan advokasi dan kampanye Measles Rubella,” terangnya.

Ia menimpali vaksin campak memiliki efikasi 85 Persen. Anak-anak yang belum punya sistem kekebalan tubuh uang baik akan menjadi kelompok rentan terhadap penyakit rubella dan campak. Rubella dikategorikan sebagai penyakit akut dan ringan yang mudah rentan menyerang kelompok anak-anak, remaja dan dewasa.

“Pada tahun 2017, total penyakit campak seluruh Indonesia mencapai 1.202 kasus. Dari total kasus itu diambil sampel sebanyak 280 kasus dengan positif 70 kasus campak dan 58 kasus rubella,” imbuhnya.

Sementara itu, kejadian Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi di Kalbar pada tahun 2017 dengan 141 kasus yang tersebar di sembilan desa dari tujuh kabupaten yang ada di Kalbar.

Andy menimpali tahun 2017, kampanye campak se-Indonesia telah digelar di beberapa kawasan seperti Pulau Jawa dan Bali. Pada tahun 2018, kampanye dilanjutkan di Pulau Kalimantan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua dan Sumatera.

“Diskes Kalbar berkomitmen mengeliminisasi penyakit campak dan rubella pada 2020 mendatang,” timpalnya.

Ia menerangkan pencegahan rubella paling efektif adalah dengan vaksinasi, terutama bagi wanita yang berencana hamil. Catatan global juga membuktikan bahwa kasus rubella menurun pasca meningkatnya imunisasi.

“90 persen orang yang menerima vaksin akan terhindar dari rubella,” jelasnya.

Pemberian vaksin MR sebagai upaya memberi perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella. Vaksin MR direkomendasikan pada anak usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun.

“Vaksin MR diberikan pada anak-anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan saat anak duduk di bangku kelas 1 SD yaitu sekitar usia 6 tahun. Untuk orang dewasa dan anak-anak yang hanya mendapatkan satu kal i suntikan vaksin MMR dapat diberi vaksin MR pada usia berapa pun. Begitu juga anak-anak yang sudah pernah mendapat vaksin MMR maka vaksin MR juga boleh diberikan,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Aksi Heroik Seorang Ibu di Jambi Terjun ke Sungai Selamatkan Anaknya yang Diterkam Buaya Sumber: Berita Kalimantan Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »