Komisioner KPI Pusat Harap Nahdiyin Kalbar Melek Media | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Komisioner KPI Pusat Harap Nahdiyin Kalbar Melek Media

Posted by On 9:35 PM

Komisioner KPI Pusat Harap Nahdiyin Kalbar Melek Media

Citizen Reporter

Komisioner KPI Pusat Harap Nahdiyin Kalbar Melek Media

Dr. Zulkifli Abdillah menyambut baik kehadiran komisioner KPI Pusat untuk bersilaturrahim dengan pengurus PWNU Kalbar dan Banom dan berdiskusi

Komisioner KPI Pusat Harap Nahdiyin Kalbar Melek MediaTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWAPengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat menerima kunjungan silaturrahim dengan salah satu Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Senin, 23/7 Sore bertempat di Sekretariat PWNU Kalimantan Barat Jalan Veteran Pontianak.

Citizen Reporter
Ahmad Fauzi Muliji
LTN PWNU Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PO NTIANAK - Dalam rangka memperkuat pemahaman warga Nahdiyin khususnya di Kalimantan Barat dalam pemanfaatan media-baik media penyiaran maupun media sosial, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat menerima kunjungan silaturrahim dengan salah satu Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Senin, 23/7 Sore bertempat di Sekertariat PWNU Kalimantan Barat Jalan Veteran Pontianak.

Baca: TERPOPULER - Dari 3 Artis yang Terpaksa Lepas Hijab Hingga Jasad Ibu Guru Ditemukan Terapung

Baca: Pelatih Persib Kirim Sinyal Rotasi Jelang Lawan Persebaya

Baca: Polres Sambas Proses 2 Anggota Terlibat Narkoba

Hadir dalam kesempatan ini, Komisioner KPI Pusat Ubaidillah Sadewa, Wakil Sekretaris PWNU Kalbar, DR Zulkifli Abdillah, Ketua LPBINU Kota Pontianak Suryadi, dan pengurus IPNU-IPPNU Kalbar, LTN PWNU Kalbar, serta PMII IAIN Pontianak

Dr. Zulkifli Abdillah menyambut baik kehadiran komisioner KPI Pu sat untuk bersilaturrahim dengan pengurus PWNU Kalbar dan Banom dan berdiskusi mengenai media penyiaran serta peran dan tantangan warga nahdiyin yang dihadapi.

"Dalam konteks Kalbar kita memang belum punya media penyiaran sendiri baik berupa TV maupun radio yang concern mensyiarkan dakwah Islam Ahlu Snnnah Wal Jama'ah, Kedepan memang kita perlu menghimpun segenap potensi warga Nahdiyin khususnya di Kalimantan Barat untuk membuat sebuah media penyiaran sendiri milik NU agar syiar NU di Kalbar tetap terjaga. Apalagi NU merupakan salah satu ujung tombak penjaga NKRI. Tugas NU adalah mengamalkan nilai Tawazun (keseimbangan) termasuk dalam hal dakwah di media penyiaran baik tv maupun radio" ujar pria yang juga merupakan Sekertaris MUI Kalimantan Barat ini.

Lutfi Sadewa selaku Komisioner KPI Pusat menyampaikan bahwa kewenangan KPI sebagai lembaga yang mengawasi media penyiaran di atur dalam UU no 32 tahun 2002 tentang penyiaran. KPI bertugas mengawasi kepentin gan masyarakat terkait lembaga penyiaran baik yang bersifat publik, swasta, komunitas maupun lembaga penyiaran langganan.

Menurutnya, NU dengan masa yang berjumlah kurang lebih 90 juta jiwa di seluruh Indonesia punya potensi untuk menggarap media penyiaran khususnya media penyiaran komunitas dan media penyiaran berlangganan. Melalui pesantren-pesantren NU di daerah, NU bisa menghadirkan media penyiaran komunitas. Begitupula dengan media penyiaran berlangganan seperti TV Kabel dan sebagainya. di sana ada konten-konten keagamaan yang bisa digarap oleh NU

"Terkait media sosial, kita sebagai warga NU di semua tingkatan juga perlu ikut meramaikan media sosial dengan konten-konten Islam NU. Hal ini bisa dimulai dengan mendata dan membuat video dengan durasi singkat yang berisi ceramah singkat para kiai Muda NU yang punya kualitas dan kapabilitas di bidangnya dan kemudian disebarkan melalui media sosial seperti youtube dan facebook. Begitupula dengan quotes dan konten-ko nten Islam Aswaja lainnya. Sudah saatnya warga Nahdiyin memanfaatkan media sosial untuk kepentimgan dakwah NU' pungkasnya

Penulis: Syahroni Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Hentikan Pengendara Motor Ngebut Berboncengan 3, Polantas Terkejut Ternyata Sedang Bawa Jenazah Sumber: Berita Kalimantan Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »