Dua Agenda Penting Rapat Paripurna DPRD Kalbar Batal Digelar ... | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Dua Agenda Penting Rapat Paripurna DPRD Kalbar Batal Digelar ...

Posted by On 3:17 AM

Dua Agenda Penting Rapat Paripurna DPRD Kalbar Batal Digelar ...

Dua Agenda Penting Rapat Paripurna DPRD Kalbar Batal Digelar, Hanya Karena Tak Kuorum

Berdasarkan kesepakatan bersama, pimpinan tertinggi rapat menunda pelaksanaan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dua Agenda Penting Rapat Paripurna DPRD Kalbar Batal Digelar, Hanya Karena Tak KuorumTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINOSuasana lengang rapat paripurna yang gagal digelar di ruang Balairungsari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (7/8/2018) siang. Dua agenda terpaksa ditunda lantaran tidak kuorum.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Dua age nda rapat paripurna gagal digelar di ruang Balairungsari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (7/8/2018) siang.

Hingga skors satu jam pasca belum kuorum sesuai tata tertib (tatib), dari total 65 anggota legislatif hanya ada 28 orang yang hadir di gedung aspirasi rakyat itu.

Jumlah kehadiran itu tidak mencukupi ketentuan minimal dihadiri 50 persen anggota ditambah satu anggota DPRD Provinsi Kalbar.

Baca: Konsumsi Ikan di Sintang Masih Rendah, Bupati Minta Sosialisasikan Gemar Makan Ikan

Baca: 10 Klub dengan Skuat Termahal, Tim Liga Italia Tak Masuk Daftar

Berdasarkan kesepakatan bersama, pimpinan tertinggi rapat menunda pelaksanaan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Seyogyanya, dua agenda itu dianggap penting di tengah kondisi potensi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar Tahun Anggaran 2018. Tak hanya itu, dua agenda itu jadi urgen kar ena telah terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023 pasca Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar Tahun 2018.

Dua agenda itu yakni Penandatangan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan DPRD Provinsi Kalimantan Barat tentang Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2018.

Lalu, agenda Penyampaian Nota Penjelasan Gubernur Kalimantan Barat terhadap Perubahan APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2018.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Barat, Hj Suma Jenny Heryanti menegaskan keputusan tunda terpaksa harus diambil lantaran jumlah kehadiran legislatif tidak sesuai tata tertib.

“Saya sebagai pimpinan DPR sekaligus pimpinan sidang harus menunda karena tidak kuorum. Sebelumnya juga sudah ditunggu saat skors,” ungkapnya saat diwawancarai usai tutup rapat paripurna.

Politisi wanita asal Golkar ini juga menimpal i ada saran dari anggota fraksi partai yang meminta agar sebelum penyelenggaraan dua agenda ini harus dirapatkan terlebih dahulu melalui Badan Musyawarah DPRD Kalbar.

“Menurut saran dari anggota itu bahwa ada beberapa hal yang belum fix, mungkin angkanya. Kami juga tahu kan apa yang disampaikan oleh eksekutif bahwa ada beberapa yang harus di-fix kan lagi,” terangnya.

Disinggung apakah sikap politis masing-masing fraksi yang menyulitkan digelarnya dua agenda itu, Suma mengatakan hal itu sebenarnya tidak sulit. Menurut dia, paling terpenting adalah adanya kesepakatan DPRD Kalbar.

“Kesepakatan DPRD Kalbar yang penting. Ya, sikap politis. Tapi, kita mau fix kan juga hari ini, karena fungsi badan anggaran (bangar) itu pimpinannya tidak bisa saya sendiri. Sebab, DPRD itu kan kolektif kolegial. Ini kan untuk Kalimantan Barat juga ke depan,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Hari Ini Status Tersangka Kasus Video Skandal Luna Maya dan Cut Tari Diputuskan, Ini Tanggapan Ariel Sumber: Berita Kalimantan Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »