GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara ...

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara ...

Kebakaran Lahan Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara Memburuk 357 titik api masih terpantau satelit milik Lembaga Pe…

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara ...

Kebakaran Lahan

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara Memburuk

357 titik api masih terpantau satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Inilah 5 Fakta Kebakaran Lahan di Kalimantan Barat, Kualitas Udara MemburukSebaran titik panas yang terpantau dari Satelit Modis, Kamis (16/8/2018)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Petugas pemadam kebakaran kekurangan pasokan air dalam menjinakan kebakaran lahan gambut di Jalan Purnama II, Pontianak, semakin parah.

Sementara itu, 357 titik api masih terpantau satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Titik api tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar).

Berikut sejumlah fakta terkait bencana kebakaran lahan di Kalbar.

1. Pemadaman terkendala pasokan air

Kobaran api yang membakar lahan gambut yang berdekatan dengan pemukiman penduduk di Jalan Purnama II, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (20/8/2018) malam.

Upaya pemadaman kebakaran lahan gambut yang terjadi di Jalan Purnama II, Pontianak terkendala pasokan sumber air.

Hingga Senin (20/8/2018) malam, api terus membesar dan merembet ke pemukiman penduduk.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, petugas pemadam meninggalkan lokasi kebakaran sekitar pukul 22:00 Wib karena tak ada air lagi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Wawan Kristianto mengatakan, lokasi yang terbakar saat ini merupakan salah satu titik api yang berada dalam wilayah hukum Polr esta.

Halaman selanjutnya 1234 Editor: Aldi_Ponge Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Atlet Jepang yang Sewa PSK di Blok M Minta Maaf dan Ceritakan Kronologinya hingga Dipergoki Wartawan Sumber: Berita Kalimantan Barat

No comments