Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah Diliburkan | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah Diliburkan

Posted by On 9:41 AM

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah Diliburkan

  1. News
  2. Indonesia
Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah Diliburkan Ada lebih dari 800 titik api di Indonesia Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@501Awani Indiana Malia IDN Times Author Indiana Malia

Jakarta, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah di Tanah Air. Kali ini terjadi di Kalimantan Barat (Kalbar) dalam seminggu terakhir.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hotspot atau titik api akibat karhutla di Kalbar sebagian besar disebabkan oleh lahan yang dibakar.

Meski upaya pemadaman terus dilakukan, namun yang dibakar jumlahnya lebih banyak di lapangan. Karena itu, diharapkan pengawasan terus ditingkatkan.

< p>"Sehingga harus terus ditingkatkan patroli dan pencegahan Karhutla," kata Sutopo seperti dikutip dari kantor berita Antara, Selasa (21/8).

1. BNPB memantau 526 hotspot

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@HeruHidayat1

Hingga kini terpantau sebanyak 526 hotspot di Provinsi Kalimantan Barat, dari total sebanyak 1.117 hotspot di seluruh Indonesia.

"Sebanyak 526 titik api tersebut, terdiri dari sebanyak 331 titik api kategori sedang, dan ketegori tinggi sebanyak 195 titik api," kata Sutopo.

Sebanyak 526 titik api tersebut hasil pemantauan selama 24 jam terakhir dari Satelit Aqua, Terra, SNNP pada catalog Modis LAPAN, Senin (20/8) pukul 08.22 WIB.

Sutopo melalui akun Twitter-nya pada 13 Agustus lalu juga menyebutkan hotspot di wilayah Indonesia mencapai 846.

"Kebaka ran hutan dan lahan terus meningkat. Satelit Modis mendeteksi 846 hotspot di Indonesia pada 14/8/2018 pukul 07.00 WIB. Kalimantan Barat masih dikepung titik api karhutla. Ada 473 titik dinana 301 kategori sedang dan 173 kategori tinggi. Padamkan. Waspadalah," kicau Sutopo pada akun Twitter-nya @Sutopo_PN.

2. Kegiatan belajar mengajar diliburkan

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@HeruHidayat1

Pemerintah Kota Pontianak meliburkan aktivitas belajar dan mengajar dari tingkat PAUD, TK, dan SD hingga 26 Agustus mendatang. Sementara, untuk SMP/sederajat belajar kembali pada 24 Agustus 2018, sebab dampak dari kabut karhutla semakin tebal dan mengganggu kesehatan.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji melalui media sosial, Minggu (19/8) malam mengintruksikan kepada sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya, agar meliburkan akt ivitas belajar dan mengajar di sekolah, karena semakin buruknya kualitas udara di Pontianak, dampak dari karhutla.

"Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, sehubungan dengan kondisi udara di Kota Pontianak sangat buruk, maka saya instruksikan untuk meliburkan anak sekolah mulai dari PAUD, TK, SD mulai tangal 20 hingga 26 Agustus, dan masuk kembali tanggal 27 Agustus 2018," tulis Sutarmidji melalui media sosial.

Baca Juga: Cegah Kebakaran Hutan, Pemerintah Luncurkan SMS Blast

3. Wilayah Kabupaten Natuna diselimuti kabut asap

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@zarryhendrik Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editors’ picks

  • [EKSKLUSIF] Umar Patek: Jangan Asal Bunuh, Indonesia Bukan Medan Jihad
  • Potret Nostalgia Kebersamaan Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto
  • Batal Jadi Cawapres, Ini Serangan Balik Mahfud MD Terhadap Ma'ruf Amin

Prakiraaan Cuaca Stasiun Meteorologi Ranai Demitrius menyebutkan, dalam beberapa hari ini kabut asap telah terlihat menutupi wilayah Kabupaten Natuna. Kabut asap tampak kian tebal karena terdapat 168 titik api di wilayah Kalimantan Barat.

Banyaknya titik api tersebut mempengaruhi cuaca di Natuna. Akibatnya, ada penundaan penerbangan di Ranai. Misalnya, Penerbangan Sriwijaya Air Sj-037 dari Ranai Natuna tujuan Batam Senin (20/8), yang seharusnya pukul 13.55 WIB tertunda jadi pukul 16.00 WIB.

"Penerbangan ditunda karena kabut asap di daerah Pontianak, sehingga mempengaruhi jadwal ke Natuna," kata seorang petugas Avsec Bandara Ranai Raden Sadjad, Randi.

Pesan serupa juga disampaikan manajemen maskapai yang bersangkutan k epada para calon penumpang perihal penundaan karena kabut asap di Pontianak. Jika titik api di provinsi tetangga makin banyak, bukan tidak mungkin hari-hari ke depan kabut asap makin tebal menutupi wilayah Natuna. Sebab, arah angin bertiup dari tenggara ke barat daya.

4. Pangkalan TNI AU menyiagakan pesawat Cassa 212

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@501Awani

Sementara, Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio Pontianak menyiagakan dan akan mengoperasikan pesawat Cassa 212 dalam mengatasi karhutla di Kalbar yang semakin mengkhawatirkan.

"Titik api sebagai penyebab utama bencana tahunan yang belum juga ditemukan cara terbaik mengatasinya, jadi ancaman tersendiri bagi kesehatan masyarakat di Bumi Khatulistiwa. Untuk membantu mengatasi masalah ini, pesawat angkut ini digunakan untuk mendukung program Teknik Modifikasi Cuaca (TMC)," ujar Danlanud Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo.

Ia menjelaskan, TMC adalah program membuat hujan buatan yang merupakan kerja sama TNI AU, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Hujan Buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Kegiatan tersebut berlangsung di Lanud Supadio. TNI AU, sesuai dari permintaan BNPB menyiapkan pesawat angkut. Untuk sementara ini mendukung dengan pesawat Casa 212 untuk menebarkan garam di langit Kalbar," ujar Minggit.

5. Personel TNI AU menyiapkan posko daruat

Kalimantan Barat Dikepung Titik Api, Kegiatan Sekolah DiliburkanTwitter/@HeruHidayat1

Minggit mengatakan, selain pesawat Cassa 212, Lanud Supadio juga terus membantu mengurangi dampak bencana kabut asap dengan berbagai cara. Termasuk menyiapkan posko darurat di Baseops, deng an personel yang siap siaga.

"Itu sesuai dengan tugas pokok TNI AU dengan tambahan armada ini tentunya jangkauan jelajah untuk mengurangi dampak bencana kabut asap ini akan semakin luas, bahkan jangkauan bisa sampai ke provinsi lain," kata dia.

Minggit mengatakan upaya mengatasi dampak kabut asap ini dilakukan dengan mengurangi titik api yang tersebar di wilayah Kalbar. Personel Lanud Supadio bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, di antaranya Kodam XII/Tanjungpura, Lantamal XII Pontianak, Polda Kalbar, BPBD dan pihak lainnya.

"Kami siap siaga membantu upaya mengatasi bencana kabut asap. Ini salah satu bentuk kerja sama, misalnya memantau kondisi titik api melalui udara di atas 8.000 kaki," papar Danlanud.

Hingga Minggu (19/8) siang, cuaca di Kalbar pada ketinggian 8.000 kaki masih tertutup kabut pekat. Cuaca berkabut tebal tersebut, cukup mengganggu aktivitas penerbangan.

"Sehingga dengan bantuan Pesawat Cassa 212 tersebut di lakukan lah TMC. Kembali, kami juga membantu dengan hujan buatan melalui water bombing maupun rekayasa hujan buatan. Sekarang kita terus pantau titik api di titik-titik mana baru lakukan rekayasa cuaca," terang Minggit.

Yuk guys, kita doakan semoga karhutla di Kalbat lekas teratasi. Jadi, masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang seperti semula.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Dekat Venue Asian Games, 3 Helikopter Dikerahkan

Read More Line IDN Times

Topic:

  • kebakaran hutan
  • kalimantan
  • kebakaran hutan dan lahan
  • Rochmanudin Rochmanudin Editor

Just For You

Pemerintah Mulai Rehabilitasi Rumah Warga Pasca-Gempa Lombok
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »