Tekanan Harga Provinsi Kalimantan Barat Pada Agustus 2018 ... | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Tekanan Harga Provinsi Kalimantan Barat Pada Agustus 2018 ...

Posted by On 10:23 AM

Tekanan Harga Provinsi Kalimantan Barat Pada Agustus 2018 ...

Tekanan Harga Provinsi Kalimantan Barat Pada Agustus 2018 Menurun

Bank Indonesia Wilayah Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) merilis tekanan harga Provinsi Kalbar

Tekanan Harga Provinsi Kalimantan Barat Pada Agustus 2018 MenurunKompasBank Indonesia

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bank Indonesia Wilayah Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) merilis tekanan harga Provinsi Kalbar pada Agustus 2018 menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Kalimantan Barat pada Agustus 2018 mengalami deflasi sebesar -0,52% (mtm).

Secara bulanan, deflasi IHK Provinsi Kalimanta n Barat ini lebih rendah dibandingkan dengan deflasi IHK nasional yang tercatat sebesar -0,05% (mtm). Sementara itu, secara tahunan, IHK Provinsi Kalbar mengalami inflasi sebesar 3,47% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi IHK nasional yang tercatat sebesar 3,20% (yoy).
Deflasi IHK Provinsi Kalbar pada Agustus 2018 terutama didorong oleh penurunan tarif angkutan udara, sawi hijau, kangkung, bayam, dan jeruk. Penurunan tarif angkutan udara terjadi seiring berlalunya momen Hari Raya Idul Fitri dan berakhirnya kegiatan Pesparawi 2018.

Baca: Jadi Sosok Wiro Sableng, Vino Perankan Sosok Yang Diciptakan Sang Ayah

Penurunan harga komoditas sayur mayur seperti sawi hijau, kangkung, bayam, dan jeruk didorong oleh melimpahnya pasokan. Di sisi lain, tingginya harga daging ayam ras akibat kenaikan biaya produksi karena naiknya harga pakan dan tingginya harga ikan tongkol, ambu-ambu akibat berkurangnya pasokan karena kondisi gelombang laut menahan def lasi lebih lanjut.
Sementara itu, untuk inflasi nasional: Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2018 tetap terkendali dalam kisaran sasaran 3,5%±1% (yoy). IHK pada Agustus 2018 mengalami deflasi 0,05% (mtm), setelah pada bulan sebelumnya mencatat inflasi sebesar 0,28% (mtm).

Deflasi yang terjadi ditengah masuknya periode Idul Adha tersebut juga berbeda bila dibandingkan dengan rata-rata historis periode Idul Adha dalam empat tahun terakhir yang mencatat inflasi 0,19% (mtm). Deflasi IHK pada bulan ini terutama bersumber dari deflasi kelompok volatile food dan administered prices, disertai melambatnya inflasi inti.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi secara kumulatif sampai dengan Agustus 2018 tercatat 2,13% (ytd) dan secara tahunan mencapai 3,20% (yoy) atau masih berada dalam kisaran sasaran inflasi. Ke depan, terdapat beberapa risiko inflasi di Kalbar yang tetap perlu menjadi perhatian. Pertama melakukan penyesuaian harga komoditas administered prices seiring peningkatan harga minyak dunia.

"Kedua, BI melakukan penyesuaian batas bawah tiket angkutan udara, ketiga anomali cuaca yang dapat mengganggu produksi dan distribusi bahan pangan, serta. Keempat wacana kenaikan gaji PNS yang dapat meningkatkan ekspektasi harga. Dalam rangka pengendalian inflasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalbar akan terus memperkuat koordinasi kebijakan," ujarnya.

Penulis: Maskartini Editor: madrosid Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Bintara Polisi Tewas Dianiaya 2 Senior di Barak Dalmas Berikut Kronologinya Sumber: Berita Kalimantan Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »