GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD Landak

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD Landak

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD Landak Sekitar 30 orang selaku perwakilan dari beberapa pengurus koperasi dan petani kebun kelapa sawit PTP…

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD Landak

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD Landak

Sekitar 30 orang selaku perwakilan dari beberapa pengurus koperasi dan petani kebun kelapa sawit PTPN XIII Ngabang mendatanggi DPRD Landak

Koperasi dan Petani Kelapa Sawit PTPN XIII Datanggi DPRD LandakTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon PardosiPerwakilan dari beberapa pengurus koperasi dan petani kebun kelapa sawit PTPN XIII Ngabang mendatanggi DPRD Landak pada Senin (22/10/2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sekitar 30 orang selaku perwakilan dari beberapa pengurus koperasi dan petani kebun kelapa sawit PTPN XIII Ngabang mendatangg i DPRD Landak pada Senin (22/10/2018).

Kedatangan rombongan yang dikoordinir oleh Rapit, disambut oleh beberapa anggota DPRD yang setelah melalui koordinasi. Kemudian rombongan diterima dan dipersilahkan untuk memasuki ruang sidang DPRD Landak.

Dalam pertemuan tersebut, hadir anggota Dewan yang terlibat dalam pembahasan, Evi Yuvenalis, Oktavius, Cendra Sunardi, Lorianto, Yanto Mardino.

Kegiatan diawali dengan pxenyampaian aspirasi oleh Rapit selaku pimpinan aksi yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi Harapan Baru.

Baca: Pemda Landak Serius Serap Tenaga Kerja Melalui Sektor Industri

"Maksud kedatangan kami di kantor DPRD Landak adalah terkait murahnya harga TBS di Kabupaten Landak, sedangkan Tim dari Provinsi telah menetapkan harga TBS, akan tetapi tidak diikuti oleh Pabrik yang ada di wilayah Kabupaten Landak," ujarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sembilan point tuntutan yang dibacakan oleh Songli sela ku ketua Koperasi Matahari Terbit yang mewakili seluruh Koperasi Plasma (Koplas) dan Petani Kebun Kelapa Sawit PTPN XIII Ngabang

Isi tuntutan sebagai berikut :
a. Menuntut Harga TBS sesuai ketentuan harga pentapan TIM INDEK K di Provinsi Kalimantan Barat.
b. Agar Pabrik Swata yang ada di Kabupaten Landak mengikuti ketentuan harga penetapan Tim Kelapa Sawit di Proovinsi Kalimantan Barat
c. Mengawasi dan menindak tegas para pembeli (Tengkulak) TBS karena tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan oleh Tim Indek "K" di Provinsi Kalimantan Barat
d. Mengevaluasi Kontrak Kerja antara Pabrik dan Koperasi yang ada di Kabupaten Landak
e. Meminta kenaikan harga TBS
f. Perusahaan Pabrik Swasta supaya diikut sertakan dalam rapat Pra Indek "K" Kabupaten Landak yang dilaksanakan oleh Disbunhut Kab. Landak
g. Perusahaan Pabrik Swasta supaya diikut sertakan dalam rapat Indek "K" Provinsi
h. Agar Pabrik Kelapa Sawit PT. PN XIII Ngabang dapat beroperasi kembali
i. Meminta Pemerintah Kabupaten Landak dan Provinsi Kalimantan Barat segera mengeluarkan Diskresi atau surat keputusan kusus mengenai harga TBS.

Sedangkan tanggapan dari DPRD Landak melalui Oktavianus, menyatakan kita sama-sama petani dan saya juga merasa dirugikan terkait harga TBS ini.

"Kita harus mencari benang merah dari permasalahan ini, dan kenapa pihak swasta tidak mengikuti ketentuan harga yang telah ditentukan Tim Provinsi Kalimantan Barat," ungkapnya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Alfons Pardosi Editor: madrosid Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Janda di Sumut Tewas Tanpa Busana, Pelaku Ungkap Motif Pembunuhan: Kami Sudah Punya Hubungan 3 Tahun Sumber: Berita Kalimantan Barat

No comments