Pemuda Pelopor Kalimantan Barat Ingatkan Penumbuhan Jiwa Sosial | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Pemuda Pelopor Kalimantan Barat Ingatkan Penumbuhan Jiwa Sosial

Posted by On 9:16 PM

Pemuda Pelopor Kalimantan Barat Ingatkan Penumbuhan Jiwa Sosial

Pemuda Pelopor Kalimantan Barat Ingatkan Penumbuhan Jiwa Sosial

Menurutnya, menumbuhkan jiwa sosial pada diri sendiri tidaklah mudah, tetapi dengan semangat dan kepekaan kepada lingkungan sekitar.

Pemuda Pelopor Kalimantan Barat Ingatkan Penumbuhan Jiwa SosialTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWABayu, Pemuda Pelopor Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017 Bidang Kepeloporan Sosial.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Salah satu pemenang Pemuda Pelopor Provinsi Kalimantan Barat tahun 2017 Bidang Kepeloporan Sosial Bayu mengatakan pentingnya untuk menumbuhkan jiwa sosial, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, menumbuhkan jiwa sosial pada diri sendiri tidaklah mudah, tetapi dengan semangat dan kepekaan kepada lingkungan sekitar.

Maka kepedulian tersebut bisa berkembang dengan sendirinya jika ada kemauan.

Baca: Tim Fahmil Quran Kalbar Lolos ke Semifinal, Singkirkan Jateng dan Maluku

Baca: Angin Puting Beliung Terlihat dari Pantai Tanah Hitam Kabupaten Sambas

Ia menjelaskan, salah satu ciri khas budaya Indonesia adalah ramah dan punya empati yang tinggi terhadap sesama. Namun, seiring perkembangan zaman, masyarakat Indonesia, khususnya kalangan pemuda mulai apatis.

Kesibukan dan waktu yang terbatas membuat mereka kurang peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Bayu, Pemuda yang pernah menjadi pemenang Pemilihan Pemuda Pelopor Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2017 Bidang Kepeloporan Sosial berpendapat bahwa, pemuda saat ini cenderung individualis.

Hal tersebut membuat mereka jadi kurang peka terhadap pe rubahan yang ada di lingkungannya. Padahal, bisa jadi orang-orang di sekelilingnya sedang membutuhkan bantuan.

Jika dikaitkan dengan Sumpah Pemuda, ia mengaku prihatin dengan kondisi jiwa sosial pemuda Indonesia yang memudar. Pasalnya, pada zaman dulu para pemuda semangat bergerak bersama, bahkan sampai mendeklarasikan bahwa mereka satu bangsa dan bahasa.

Bayu yang juga penerima apresiasi Provinsi Satu Indonesia Award (SIA) 2017 mengatakan, bahwa generasi penerus bangsa harus mau beramal. Menurutnya, saat ini jiwa sosial masyarakat Indonesia baru mulai tergerak saat ada bencana.

"Kalau ada bencana baru di mana-mana muncul 'peduli sosial'. Itu bagus, sih. Tapi apa salahnya kalau kita setiap hari peduli sosial? Ada 300 juta lebih rakyat Indonesia, kan enggak semuanya orang kaya. Jadi bagi yang terlahir mampu, segeralah beramal," ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa hidup ini akan terasa indah jika kita dapat berbagi dengan sesama. Untuk itu, ia mengajak pemuda untuk merasakan betapa nikmatnya jika bisa berbagi kebahagian dengan yang lain. Sehingga janganlah kebahagian itu hanya di nikmati seseorang, karena itu semua menyebabkan kebahagiaan akan cepat sirna. “Berbagilah maka hidup ini akan terasa lebih nikmat”.

“Jadilah orang yang dapat memikirkan apa yang tidak orang pikirkan. Jadilah orang yang dapat mengerjakan apa yang tidak orang kerjakan. Lihatlah apa yang tidak orang lain lihat, lalu rasakan apa yang tidak orang lain rasakan. Serahkan semua urusan kepada Allah dan berilah pinjaman yang terbaik kepada-Nya. Maka Allah akan membalas 10 kali lipat kebaikan bahkan lebih,” sambungnya.

Penulis: M Wawan Gunawan Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Kronologi Turis Asal Inggris Diperkosa Pekerja Laundry di Bali, Korban Diseret ke Warung Sumber: Berita Kalimantan Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »