Sikapi Hasil CAT SKD CPNS 2018, Sutarmidji Minta Pertimbangan ... | Liputan 24 Kalimantan Barat
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sikapi Hasil CAT SKD CPNS 2018, Sutarmidji Minta Pertimbangan ...

Posted by On 5:09 PM

Sikapi Hasil CAT SKD CPNS 2018, Sutarmidji Minta Pertimbangan ...

CPNS 2018

Sikapi Hasil CAT SKD CPNS 2018, Sutarmidji Minta Pertimbangan Ini ke KemenPAN RB & BKN Pusat

Sebab, hasil tes CAT beberapa wilayah kabupaten/kota di Kalbar menunjukkan tidak banyak peserta yang mencapai atau melampaui nilai ambang batas.

Sikapi Hasil CAT SKD CPNS 2018, Sutarmidji Minta Pertimbangan Ini ke KemenPAN RB & BKN PusatTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKAGubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan kata sambutannya pada pembukaan Expo Pasar Keuangan Rakyat 2018, di atrium Ayani Megamall Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (27/10/2018). TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo R ahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) berikan pertimbangan passing grade atau nilai ambang batas bagi peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 yang telah ikuti tahapan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) usai tes Computer Assisted Test (CAT).

Sebab, hasil tes CAT beberapa wilayah kabupaten/kota di Kalbar menunjukkan tidak banyak peserta yang mencapai atau melampaui nilai ambang batas SKD Pengadaan CPNS 2018 yang diatur dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 37/2018.

“Seperti yang dialami peserta di Pulau Maya yang tidak masuk passing grade-nya. Dia melamar formasi guru. Padahal di lokasi itu, guru sangat dibutuhkan. Lalu, tidak semua orang mau ke Pulau Maya. Lokasinya itu menantang nyawa. Ini tentunya harus diperhatikan,” ungkapnya, Minggu (4/11/2018).

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat ingin semua formasi CPNS yang ada terisi semua. Menurut dia, empat tahun kebijakan moratorium pengadaan CPNS merupakan suatu hal luar biasa dan harus segera disikapi dengan serius.

“Kuota penerimaan CPNS kita sekitar 2 ribuan lebih. Saya harap seluruh Kalbar terisi semuanya. Walaupun peserta tidak mencapaipassing grade, kita akan usulkan nanti diambil berdasarkan nilai tertinggi hasil tes CAT,” terangnya.

Ia memastikan rekrutmen CPNS berjalan transparansi. Kendati diakuinya masih didapati kondisi ada orangtua yang menanyakan dan meminta bantuan agar anaknya lolos sebagai abdi negara.

“Walaupun selama ini kita sudah sosialisasi, tetap saja mssih ada yang nanyakan gimana anak saya pak. Tapi, tetap kita jelaskan ke mereka. Ketika anaknya selesai tes di dalam, maka bapak dan ibu bisa tahu langsung nilainya lewat layar monitor. Pergese ran nilainya langsung tahu,” jelasnya.

Tak hanya menyoroti masalah passing grade, Midji juga meminta pertimbangan Pemerintah Pusat terhadap dokter-dokter spesialis yang berusia di atas lebih dari 35 tahun untuk diberikan kemudahan menjadi CPNS.

“Kan kasihan kalau ada dokter spesialis yang keahliannya langka dan harus selesaikan pendidikan sekitar 7-8 tahun, tapi karena usianya lebih dari 35 tahun tak bisa jadi PNS karena sistem menolak. Lalu, jadi tenaga kontrak. Untuk hal ini, saya minta ada pengakuan khusus. Jika dokter spesialis, saya harap tidak ada lagi tes lah. Itu harusnya ada pertimbangan,” pintanya.

Masalah akreditasi kampus juga menjadi sorotan dirinya karena menjadi problem di Kalimantan Barat. Ia menimpali Kalbar berbeda dengan Pulau Jawa.

“Kita bersyukur masalah akreditasi beberapa waktu lalu sudah diselesaikan lewat bantuan Ombudsman,” katanya.

Problem ketentuan akreditasi juga dihadapi oleh peserta seleksi CPNS yang berasal dari cumlaude atau lulus dengan pujian. Pada seleksi CPNS 2018 ini, Pemprov Kalbar memberikan alokasi 5 persen dari total kuota CPNS bagi peserta jalur cumlaude. Sementara itu, untuk disabilitas diberikan kuota sekitar 1 persen.

“Saya mau peserta CPNS khususnya formasi guru yang lulus cumlaude langsung diterima jadi PNS. Kayak di negara Finlandia, dimana peringkat satu sampai lima yang lulus cumlaude di perguruan tinggi langsung diterima jadi pengajar. Kalau kita ini kan sekarang mau ambil lulusan terbaik, tapi syarat-syaratnya banyak. Kayak tak ikhlas gitu,” pungkasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Kalimantan Barat

Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »